Faktor yang Memengaruhi Besar Tekanan

Faktor yang Memengaruhi Besar Tekanan

Tekanan adalah besaran skala berupa gaya yang diterapkan pada suatu benda. Secara umum, tekanan dipengaruhi oleh dua faktor. Faktor-faktor yang memengaruhi besarnya tekanan adalah gaya tekan dan luas bidang tekan.

Dilansir dari Physics LibreTexts, definisi tekanan adalah gaya yang diterapkan secara tegak lurus persatuan luas. Sehingga, tekanan https://michaeljackmp.org.uk/ memiliki rumus:

P = F/A

Dengan,

P: tekanan (Pa atau N/m²)

F: gaya tekan (N)

A: Luas bidang tekan (m²)

Dari persamaan di atas, terlihat bahwa faktor-faktor yang memengaruhi besarnya tekanan adalah gaya tekan dan bidang luas.

Faktor yang Memengaruhi Besar Tekanan

Gaya tekan

Gaya tekan adalah besaran vektor yang memiliki nilai dan arah. Gaya tekan diberikan secara tegak lurus terhadap bidang tekan. Gaya tekan memengaruhi besar tekanan. Makin besar gaya tekan yang diberikan, maka makin besar pula tekanan yang dihasilkan.

Misalnya, ketika mencoba menancapkan paku pada dinding. Jika kita mencoba menancapkan paku dengan tangan, paku tidak akan tertancap. Hal tersebut karena gaya tekan dari tangan kecil.

Sedangkan, jika kita menancapkan paku dengan palu, paku akan tertancap pada dinding. Hal tersebut dikarenakan palu yang digerakkan oleh tangan memiliki gaya tekan yang lebih besar.

Luas bidang tekan

Faktor selanjutnya yang memengaruhi besarnya tekanan adalah luas bidang tekan. Pada rumus tekanan, terlihat bahwa luas bidang tekan (A) adalah penyebut dan gaya tekan (F) adalah pembilang.

Artinya, jika besar gaya tekan tegak lurus dengan besar tekanan. Maka, luas bidang tekan berbanding terbalik dengan besar tekanan. Makin luas suatu bidang tekan, maka makin kecil tekanan yang dihasilkan.

Dilansir dari Lumen Learning, sebuah gaya tekan yang diberikan dapat memiliki efek yang berbeda secara signifikan tergantung pada bidang tekannya. Gaya tekan yang sama akan memberikan tekanan yang lebih besar pada bidang tekan dengan luas yang lebih kecil.

Misalnya ketika kita menggunakan jari tangan dan jarum suntik. Jari tangan memiliki luas permukaan yang lebih besar daripada jarum suntik. Ketika keduanya diberikan gaya tekan yang sama, tekanan yang dihasilkan akan berbeda.

Ketika jari tangan diberikan gaya tekan untuk menekan tangan seseorang, tekanan yang diberikannya kecil karena luas permukaannya besar.

Sedangkan, ketika jarum suntik diberikan gaya tekan yang besarnya sama untuk menekan tangan seseorang. Jarum suntik akan memberikan tekanan yang besar hingga menembus kulit orang tersebut.

Hal tersebut, dikarenakan luas bidang tekan jarum suntik lebih kecil daripada luas bidang tekan jari tangan. Dilansir dari Khan Academy, semua gaya tekan yang diberikan terkonsentrasi ke area sangat kecil di ujung jarum yang tajam.

Sedangkan, gaya tekan yang sama mengalami distribusi yang lebih luas pada jari tangan. Sehingga, menghasilkan tekanan yang lebih kecil.