Profil Indra Kenz, Crazy Rich Medan yang Jadi Tersangka Kasus Binomo

Profil Indra Kenz, Crazy Rich Medan yang Jadi Tersangka Kasus Binomo

Influencer Indra Kenz, yang dikenal sebagai Crazy Rich Medan tersandung kasus dugaan penipuan berkedok perdagangan opsi biner melalui aplikasi Binomo.

Indra ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Februari 2021 lalu setelah dilaporkan sejumlah korban opsi biner di Binomo. Para korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp25,6 miliar.

Lalu siapakah Indra Kenz?

Profil Indra Kenz, Crazy Rich Medan yang Jadi Tersangka Kasus Binomo

Indra lahir di Rantauprapat, Sumatera Utara pada 31 Mei 1996 dengan nama asli Indra Kusuma. Ia mengawali karirnya sebagai influencer dan youtuber lewat akunnya Indra Kesuma yang memiliki 1,32 miliar subscriber.

Sebelum menjadi influencer, ia sempat kuliah di Universitas Prima Indonesia dari 2014 hingga 2018 mengambil jurusan Teknik.

Lalu, ia pernah menjadi penyiar radio, MC, dan mengikuti ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2018.

Indra dikabarkan memiliki beberapa usaha, termasuk kursus trading online yang dikenal dengan nama kursustrading.com, clothing line, klinik kecantikan, dan usaha makanan.

Ia dijuluki Crazy Rich Medan karena kerap kali memamerkan kehidupan mewahnya lewat media sosial khususnya Instagram, YouTube, dan TikTok.

Indra bisa dibilang sangat aktif di sosial media sehingga menjadi selebgram. Namun, Instagram dengan username @indrakenz tiba-tiba menghilang saat ini.

Sebelum akun instagram Indra hilang, ia memiliki followers (pengikut) lebih dari 1,7 juta.

Sebagai informasi, kekasih Indra bernama Vanessa Khong sempat diperiksa oleh Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penipuan investasi melalui aplikasi Binomo beberapa hari lalu.

Berdasarkan https://michaeljackmp.org.uk/ pemeriksaan tersebut, Indra disebut menjanjikan Rp1 miliar kepada Vanessa, namun baru cair Rp10 juta.

Skenario Terakhir Polisi Jika Vanessa Khong Pacar Indra Kenz Mangkir Lagi, Jemput Paksa Untuk Diperiksa

Skenario Terakhir Polisi Jika Vanessa Khong Pacar Indra Kenz Mangkir Lagi, Jemput Paksa Untuk Diperiksa

Kasus investasi bodong berkedok trading binary option Binomo yang menempatkan Indra Kenz alias Indra Kesuma sebagai tersangka terus bergulir. Polisi telah menetapkan tiga calon pesakitan baru yakni Vanessa Khong dan ayahnya, Rudiyanto Pei, serta Nathania Kesuma.

Nathania Kesuma adalah adik Indra Kenz. Polisi telah memanggil Vanessa Khong untuk diperiksa di Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (14/4/2022). Namun yang bersangkutan mangkir.

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, akhirnya buka suara terkait musabab Vanessa Khong tak hadir. Penjelasan dibuka dengan keterangan bahwa polisi telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus Binomo.

“Dapat disampaikan bahwa dalam kasus ini penyidik sudah menetapkan tujuh tersangka dan empat orang telah dilakukan pemeriksaan dan penahanan. Sedangkan tiga orang tersangka lainnya yaitu NK, VK dan RP akan dilakukan pemeriksaan,” katanya.

18 April 2022

Melansir dari video pengertian tangga nada diatonis mayor pada hari yang sama, polisi telah menetapkan tanggal baru untuk pemeriksaan Vanessa Khong dan ayahnya.

“Saudara RP dan VK itu dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan pada hari Senin tanggal 18 April 2022. Kemudian untuk NK dijadwalkan pada hari Rabu tanggal 20 April 2022,” Gatot Repli menjelaskan.

Skenario Terakhir Polisi Jika Vanessa Khong Pacar Indra Kenz Mangkir Lagi, Jemput Paksa Untuk Diperiksa

Surat Dari Kuasa Hukum

Terkait mengapa Vanessa Khong mangkir, ia menyebut, “Ada surat dari kuasa hukum ketiganya, minta untuk dijadwalkan ulang. Jadi oleh penyidik, untuk saudara RP dan VK, itu dijadwalkan hari Senin tanggal 18 April 2022.”

Gatot telah berkoordinasi dengan penyidik dan memastikan 18 April 2022 sebagai tanggal pemanggilan yang baru bagi Vanessa Khong. Jika ia mangkir melulu, Gatot Repli memperingatkan pihaknya tak segan untuk menjemput paksa.

Diharap Patuhi Panggilan

“Aturan kan pasti ada surat perintah untuk membawa, untuk dihadirkan ke penyidik. Ya, kami mengharapkan yang bersangkutan patuh terhadap panggilan penyidik,” Gatot Repli mengingatkan.

“(Jemput paksa) adalah yang terakhir akan dilakukan kalau yang bersangkutan tetap mangkir dalam pemanggilan,” pungkasnya. Vanessa Khong jadi tersangka setelah polisi mengendus aliran dana miliaran rupiah dan sebidang tanah atas namanya di Tangerang Selatan.