Rans Cilegon FC Sudah Kontrak 19 Pemain untuk Liga 1, Ini Daftarnya

Rans Cilegon FC Sudah Kontrak 19 Pemain untuk Liga 1, Ini Daftarnya

Klub promosi Liga 1, Rans Cilegon FC, sudah mendapatkan 19 pemain untuk menghadapi kompetisi musim depan. Sejumlah pemain merupakan wajah lama, seperti striker kawakan Cristian Gonzales.

Selain El Loco dan Jefron, sudah ada 19 pemain lama yang diperpanjang kontraknya untuk Liga 1 musim depan.

Hal ini diputuskan setelah RANS Cilegon juga melepas sebanyak 18 pemain.

Beberapa pemain yang dilepas adalah Chandra Waskito, Tegar Infantrie, Agung Pribadi, Hendra Wijaya, Yoga Tri Septyan, Sandy Firmansyah, Rizki Hidayat, Muharrir.

“Terima kasih atas semua kontribusi, kenangan dan segala moment terbaik yang kita ciptakan bersama. Semoga sukses dimanapun kalian berada, kejarlah karir setinggi mungkin!,” tulis unggahan klub.

“Semoga dapat bertemu lagi di lain kesempatan. Sekali keluarga, selamanya keluarga,” imbuhnya.

Rans Cilegon FC Sudah Kontrak 19 Pemain untuk Liga 1, Ini Daftarnya

Sementara itu, akun resmi RANS Cilegon FC mengindikasikan beberapa rekrutan baru sudah ikut berlatih bersama Rahmad Darmawan dan tim biografi ra kartini.

Setelah mengikat Rahmad Darmawan sebagai pelatih, manajemen Rans Cilegon langsung bergerak cepat mengontrak 19 pemain. Para pemain yang masuk skuad berjuluk Prestige Phoenix ini ialah kiper Wahyudi dan Fikri Ntong.

Lalu 8 pemain di lini belakang ada Hamdan Zamzani, Alfin Tuasalamony, Kurniawan Karman, Fadilla Akbar, dan Basroh Alamsyah. Berikutnya ada Saddam Hi Tenang, Sumarna, serta Anan Lestaluhu.

Dari barisan gelandang Rans Cilegon FC diperkuat oleh Harberd Sokoy, Ikhsan Zikrak, Bima Ragil, Gamalia Imbiri, Ramdani Tawainella, serta Zidane Pattiha. Pada barisan depan ada Jujun Junaedi, Cristian Gonzales, dan Jefron Sitawa.

Sebelum memastikan mengamankan para pemain lama, ada 18 pemain Rans Cilegon yang pada musim lalu bermain akhirnya dilepas manajemen. Salah satunya ialah bek senior Hamka Hamzah.

Lalu menyusul kiper Kurniawan Kartika Aji yang merupakan pemain pinjaman dari Arema FC. Berikut daftar 19 Pemain Rans Cilegon FC per Selasa, 19 April 2022

Kiper: Wahyudi, Fikri Ntong

Belakang: Hamdan Zamzani, Alfin Tuasalamony, Kurniawan Karman, Fadilla Akbar, Basroh Alamsyah, Saddam Hi Tenang, Sumarna, Anan Lestaluhu

Gelandang: Harberd Sokoy, Ikhsan Zikrak, Bima Ragil, Gamalia Imbiri, Ramdani Tawainella, Zidane Pattiha

Depan: Jujun Junaedi, Jefron Sitawa, Cristian Gonzales

Tim Pelatih Rans Cilegon FC

Pelatih: Rahmad Darmawan

Asisten Pelatih: Muhammad Nasuha, Bayu Eka Sari
Pelatih Kiper: Yanuar Hermansyah
Pelatih Fisik: Nurcholis Majid
Analisi: Oelil Muhammad

Tanggapan PSSI Usai Digugat soal Dugaan Sepak Bola Gajah di Liga 1

Tanggapan PSSI Usai Digugat soal Dugaan Sepak Bola Gajah di Liga 1

PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yunus Nusi mempersilakan apabila ada pihak yang mengajukan gugatan terkait dugaan sepak bola gajah yang terjadi di kompetisi Liga 1 musim 2021-2022.

Berdasarkan penelusuran michaeljackmp di Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (18/4/2022), ada gugatan yang ditujukan kepada PSSI, Persib Bandung, Barito Putera, dan satu pemain yakni David da Silva.

Gugatan tersebut didaftarkan pada 14 April 2022 dengan nomor perkara 211/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.

Klasifikasi perkara gugatan kepada PSSI, Persib, Barito Putera, dan David da Silva tersebut adalah “Perbuatan Melawan Hukum”.

Selain itu, juga turut tergugat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku sponsor kompetisi Liga 1 2021-2022.

Salah satu petitum dalam gugatan tersebut adalah penggugat menghendaki dibatalkannya hasil pertandingan Persib Bandung melawan Barito Putera di kompetisi Liga 1 2021-2022, atau setidak tidaknya digelar pertandingan ulang dan disaksikan penonton secara offline.

Para penggugat yang mengajukan gugatan kepada PSSI, Persib, Barito Putera, dan David da Silva terdiri dari empat orang yaitu Emilianus Tikuk, SE. MM., Yan Piet Sada, SE., Yulianus Dwaa, S.KM, serta Paul Finsen Mayor.

Menanggapi adanya gugatan tersebut, Yunus Nusi mempersilakan apabila memang ada pihak yang mengajukan gugatan.

“Silakan aja bila ada pribadi-pribadi yang menggugat. Hak mereka,” kata Yunus Nusi kepada awak media, Senin (18/4/2022).

Diketahui, laga Barito Putera vs Persib yang menjadi salah satu poin petitum dalam gugatan tersebut merupakan pertandingan pekan ke-34 alias terakhir kompetisi Liga 1 musim 2021-2022.

Pertandingan Barito Putera vs Persib yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (31/3/2022) berakhir dengan skor imbang 1-1.

Tanggapan PSSI Usai Digugat soal Dugaan Sepak Bola Gajah di Liga 1

Persib lebih dulu unggul lewat gol Beckham Putra Nugraha pada menit ke-54.

Pada menit ke-59, striker Persib yakni David da Silva punya kans mencetak gol via tendangan penalti.

Namun, eksekusi penyerang asal Brasil itu gagal menjadi gol karena sepakannya dapat digagalkan kiper Barito Putera, Muhammad Riyandi.

Barito Putera kemudian bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-83 melalui gol Beni Oktovianto. Gol ini membuat laga berkesudahan dengan skor sama kuat 1-1.

Hasil tersebut membuat Barito Putera lolos dari degradasi, meski di tempat lain Persipura Jayapura bisa menang 3-0 atas Persita Tangerang.

Di klasemen akhir Liga 1 2021-2022, Barito Putera dan Persipura sama-sama mengoleksi 36 poin dari 34 pertandingan.

Barito Putera berhak menempati peringkat ke-15 klasemen akhir Liga 1 2021-2022 karena unggul head-to-head atas Persipura yang finis di peringkat ke-16.

Barito Putera bertahan di Liga 1, sementara Persipura terdegradasi ke Liga 2.

Dalam gugatan yang sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, penggugat menyebut Persib dan Barito Putera memainkan sepak bola gajah.

“Menyatakan Pertandingan antara Persib dan Barito Putra adalah memainkan sepak bola gajah yang melanggar prinsip fair play dan merupakan Perbuatan Melawan Hukum yang sangat merugikan Para Penggugat,” demikian bunyi petitum poin 3 dalam gugatan tersebut.

Selain itu, dalam petitum gugatan juga disebutkan agar Persipura batal terdegradasi serta David da Silva dilarang bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

Terkait gugatan tersebut, michaeljackmp juga telah menghubungi pihak Barito Putera via pesan untuk meminta tanggapan.

Namun, hingga Senin (18/4/2022) malam WIB, pihak Barito Putera belum memberikan balasan.

Persib Tegaskan Jaga Fair Play

Soal dugaan sepak bola gajah di kompetisi Liga 1, sebelumnya Persib menyatakan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, integritas, fair play, dan respect dalam berkompetisi.

“Persib tentunya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, integritas, fair play dan respect dalam berkompetisi demi terciptanya iklim olahraga yang sehat,” kata Direktur Utama Persib, Teddy Tjahjono, kepada pers beberapa waktu lalu.

“Dan nilai-nilai ini yang kami selalu pegang pada saat kami bertanding di setiap pertandingan untuk mencari kemenangan secara sportif dan fair play, tanpa melihat tim mana yang sedang kami hadapi,” ucap Teddy menegaskan cuaca hari ini.

Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kontrak Maman dan Tony, Ini Statistik Permainannya di BRI Liga 1

Tim sepak bola asal Ibu Kota, Persija Jakarta baru sama mengumumkan dua pemainnya resmi dipertahankan, Rabu (13/4/2022).

Persija Jakarta memutuskan kembali untuk menggunakan jasa dua bek seniornya, Maman Abdurahman dan Tony Sucipto.

Keduanya bakal kembali berseragam Persija Jakarta pada kompetisi musim depan Liga 1 2022.

Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak dua pemain seniornya, Maman Abdurrahman dan Tony Sucipto untuk Liga 1 musim 2022-2023.

Persija Jakarta memberikan perpanjangan kontrak untuk Maman dan Tony masing-masing satu tahun lamanya.

Perpanjangan kontrak keduanya bukan tanpa alasan diberikan oleh manajemen Persija Jakarta.

Sebab berdasarkan data statistik, keduanya berhasil menunjukkan penampilan yang impresif selama Liga 1 musim 2021-2022 lalu.

Meski usia mereka tak muda lagi, Maman Abdurrahman dan Ton Sucipto tetap memiliki peran penting dalam tim. Maman menjadi pemain paling banyak tampil musim lalu, yaitu 30 laga dengan 2239 menit.

Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kontrak Maman dan Tony, Ini Statistik Permainannya di BRI Liga 1

Maman bersama Tony merupakan bagian dari skuat Persib Bandung yang menyelesaikan kompetisi BRI Liga 1 2021 dengan menempati posisi kedelapan.

Klub kebanggaan The Jakmania ini harus menduduki urutan kedelapan setelah mengumpulkan 11 kemenangan, 12 imbang dan 11 sisanya berakhir kekalahan.

Dirangkum dari laman berita transfer, Maman yang telah berusia 39 tahun itu mencatatkan 30 penampilan.

Ia total dipercaya tampil sebanyak 2241 menit dan mengoleksi dua kartu kuning.

Perpanjangan kontrak ini membuat Maman bersyukur dan siap memberikan sisa kemampuan terbaiknya pada musim depan.

Tak lupa dirinya juga tertantang bersaing dengan bek Macan Kemayoran yang berusia lebih muda.

“Yang pasti saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Persija yang masih memberikan kepercayaan kepada saya untuk musim depan.” buka Maman Abdurahman dikutip dari laman klub.

“Tentu saya akan menjawab kepercayaan ini dengan kerja keras di setiap latihan dan pertandingan,” lanjutnya.

“Saya siap berkontribusi untuk Persija dan membawa tim berada di tempat seharusnya, yaitu papan atas. Yang pasti, motivasi saya bermain tak kalah dengan bek-bek muda,” ungkap Maman.

Sementara itu Tony Sucipto yang berusia satu tahun lebih muda dari Maman juga mendapatkan perpanjangan kontrak,

Gelandang berumur 38 tahun itu memiliki 28 penampilan bersama Macan Kemayoran di BRI Liga 1 2021.

Tony sejauh ini telah mengumpulkan menit bermain sebanyak 2399 dan berkontribusi satu asisst.

Untuk kartu kuning, Tony mendapatkan sebanyak lima kali.

Patut dinantikan peran Maman dan Tony dalam memberikan kontribusinya untuk Persija Jakarta pada musim depan.

Terutama dalam mendampingi para pemain muda Persija Jakarta agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Mewahnya Skuat Persib di Liga 1 Musim Depan, Duet Ciro & Bruno Disokong Pemain Berlabel Timnas

Mewahnya Skuat Persib di Liga 1 Musim Depan, Duet Ciro & Bruno Disokong Pemain Berlabel Timnas

Gerak aktif diperlihatkan Persib Bandung di bursa transfer kali ini, di mana sudah tiga pemain baru telah berhasil mereka datangkan.

Tiga pemain baru yang didatangkan Persib bukanlah main-main mengingat kualitas yang mereka miliki.

Dua dari tiga pemain baru Persib tersebut bahkan merupakan punggawa andalan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.

Keduanya juga telah menjalani peran vital dalam permainan Persebaya Surabaya pada musim-musim sebelumnya.

Adapun dua pemain yang dimaksud adalah Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto.

Kehadiran Kambuaya dan Irianto secara tidak langsung menambah mewahnya skuat Persib dalam mengarungi musim depan.

Baik Kambuaya dan Irianto menjadikan lini tengah Persib dihuni pemain gelandang yang penuh talenta pendidikan politik.

Hal ini mengingat sudah ada sosok pemain berkualitas seperti Mohamed Rasyid, Marc Klok, hingga Febry Hariyadi.

Alhasil, masuknya Kambuaya dan Irianto akan semakin menyolidkan lini tengah tim Maung Bandung pada musim depan.

Sementara itu, satu nama pemain asing baru yang dimiliki Persib Bandung tak lain adalah Ciro Alves.

Mewahnya Skuat Persib di Liga 1 Musim Depan, Duet Ciro & Bruno Disokong Pemain Berlabel Timnas

Manajemen Persib secara resmi telah merekrut Ciro Alves untuk mengisi pos lini depan timnya pada hari ini, Rabu (13/4/2022).

Kehadiran Ciro Alves seakan menjadi jawaban dari keinginan Robert Alberts untuk menjadikan lini depan timnya tampak makin garang.

Ciro Alves secara tidak langsung akan berduet dengan rekan senegaranya sendiri, David Da Silva.

Aroma samba pun tercium dari hadirnya duet Ciro Alves dan David Da Silva tersebut.

Ciro Alves sendiri telah membuktikan diri sebagai salah satu penyerang asing terbaik Indonesia saat ini.

Pemain yang baru saja didatangkan Persib dari Persikabo itu telah mengemas 20 gol dan 7 assist pada musim lalu.

Total, Ciro Alves telah berkontribusi dalam 35 gol dan 17 assist selama berkarier di Liga Indonesia.

Catatan itu berpotensi semakin bertambah dengan hadirnya David Da Silva di lini depan Persib pada musim depan.

Tak hanya itu saja, dukungan lini kedua Persib yang dihuni pemain jempolan akan semakin memanjakan duet Ciro dan David.

Deretan gelandang berlabel pemain timnas sepertinya akan menjadi instrumen sempurna bagi lini depan Persib dalam urusan mencetak gol.

Nama Marc Klok yang tampil sangat baik pada musim lalu bisa berkombinasi lagi dengan Rashid yang tangguh dalam menguasai bola.

Hadirnya Kambuaya yang sangat tenang dalam menguasai bola dan memiliki visi bermain yang baik menjadi jaminan kualitas dari lini kedua.

Belum lagi pergerakan cepat yang kerapkali yang diperlihatkan oleh Febri Hariyadi bisa menjadi pelayan ideal bagi duet Ciro dan David.

Hadirnya para pemain gelandang berlabel timnas tersebut seakan menjadi potensi bagi duet baru Persib tampil gahar pada musim depan.

Layak dinantikan bagaimana performa lini depan Persib yang akan mengandalkan duet Ciro dan David untuk mengarungi musim depan.

Update Bursa Transfer, Samsul Arif Tak Muncul Diperkenalan Arema, Tak Deal Lalu Gabung Persis Solo?

Update Bursa Transfer, Samsul Arif Tak Muncul Diperkenalan Arema, Tak Deal Lalu Gabung Persis Solo

Arema FC diketahui kembali memperkenalan para pemain baru mereka pada, Senin (11/4/2022).

Pada perkenalan pemain jilid 2 ini, Arema FC memperkenalkan tiga pemain baru yaitu Hanis Sagara (Persikabo), Ilham Udin Armayn (PSM Makassar) dan Hasim Kipuw (PSM Makassar).

Ketiga nama itu memang bukan nama baru mengingat nama-nama tersebut berseliweran dalam kabar bursa transfer Arema.

Hanya, merujuk kabar yang beredar, ada dua nama lain yang tak terlihat dalam perkenalan itu.

Dua nama pemain tersebut yaitu Samsul Arif (mantan Persebaya Surabaya) dan Syaeful Anwar (Persita Tangerang).

Samsul Arif sudah santer dikabarkan CLBK bersama Arema FC sejak dilepas oleh Persebaya pekan lalu.

Namun striker berusia 37 tahun itu masih belum juga memberikan kepastian kemana ia akan berlabuh musim depan.

Terkait sejumlah pemain yang tak masuk dalam perkenalan kloter kedua, manajer Arema FC pun buka suara.

“Ada satu pemain yang meminta maaf kepada kita meski sebelumnya kami sudah memberikan fasilitas yang dia inginkan sesuai dengan negosiasi yang sudah dilakukan, tapi saya tidak mau menyebut nama” ucap Manajer Arema FC, Ali Rifki.

Apakah Samsul Arif urung gabung ke Arema FC?

Satu akun instagram yang membahas transfer Liga Indonesia yaitu Gosip Bola @Gosball memberikan petunjuk soal masa depan Samsul Arif.

Di instastory terbarunya, Senin (11/4/2022), @gosball menjawab terkait dua pemain yang belum ikut perkenalan pemain baru Arema FC kloter 2 yaitu Syaeful Anwar dan Samsul Arif.

“Kloter 3 maybe. Barusan gue tanya seseorang, Samsul tetap ke Arema FC kok. tapi liat gimana nanti” tulis akun yang diikuti oleh 273 ribu pengikut tersebut.

Melansir berita olahraga, diduga ada pemain incaran Arema FC tak deal dengan manajemen Singo Edan terkait proposal kontrak yang diajukan.

Akun Twitter fans base Arema FC tersebut mengutip ungkapan dari manajer Arema FC, Ali Rifki yang menyatakan ada satu pemain yang gagal lakukan negosiasi dengan Singo Edan.

Namun manajer Arema FC tersebut tak ingin mengungkapkan siapa sosok tersebut.

“Ada satu pemain yang meminta maaf kepada kita meski sebelumnya kami sudah memberikan fasilitas yang dia inginkan sesuai dengan negosiasi yang sudah dilakukan. Tapi saya tidak mau menyebut nama,” manajer Arema FC, Ali Rifki.

Meski tak disebutkan siapa pemain yang santer tak temui kata sepakat dengan Arema FC, namun banyak yang menduga bahwa sosok yang dimaksudkan adalah striker lokal eks Persebaya Surabaya, Samsul Arif.

Update Bursa Transfer, Samsul Arif Tak Muncul Diperkenalan Arema, Tak Deal Lalu Gabung Persis Solo

Kronologi Lepas dari Persebaya, Tak Deal dengan Bajul Ijo

Terkait deal-deal kontrak, sebelumnya Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso sempat membeberkan kronologi hengkangnya Samsul Arif dari klub lamanya itu.

Hal itu disampaikan pelatih asal Malang itu dalam wawancara resminya dengan kanal Youtube resmi klub pada Jum’at (8/4/2022).

Lepasnya Samsul Arif tentu jadi kejutan besar bagi Persebaya usai Liga 1 musim 2021/22 berakhir.

Bersama Persebaya ia berhasil membukukan 11 gol di Liga 1 musim 2021/22.

Selain itu, ia masuk dalam jajaran Best XI Liga 1 musim 2021/22.

Melansir artikel berita sepakbola, Kepindahan Samsul Arif dari Persebaya menimbulkan kemarahan besar dari fans di media sosial terkait ketidakberhasilan manajemen mempertahankan Samsul Arif.

Sang pelatih menjawab kecaman dari fans dengan bercerita terus terang terkait proses negosiasi perpanjangan kontrak Samsul Arif.

Menurutnya, klub sudah memahami dan mengabulkan seluruh permintaan Samsul Arif dihadapan sang pelatih dan jajaran manajemen sebagai syarat perpanjangan kontrak.

“Mungkin juga masalah Samsul, saya ingin menyampaikan. Saya ini berbicara apa adanya tidak saya tambahin, saya sangat komitmen dengan ucapan saya,” ujar Aji Santoso dalam wawancaranya di kanal resmi klub pada Jum’at (8/4/2022).

“Ketika kompetisi menyisakan sekitar tiga-empat pertandingan Samsul sudah kami panggil.

“Ada saya, ada manajemen yang lain, kita lakukan negosiasi. Dari harga awal sampai harga akhir yang Samsul minta, semua sudah diberikan, sudah kita kabulkan.

“Minta penambahan dari penawaran awal sampai dia minta permintaan Samsul kita kasih. Minta DP dengan jumlah tertentu juga kita kasih, hanya masalah teknis pembayaran, itu udah di deal kan.

“Bahkan dia minta dikontrakkan rumah, kita kasih. Sudah oke-oke secara lisan, dia belum tanda tangan di aplikasi belajar bahasa inggris. Oke nanti saya kabari, saya kabari gitu. Secara lisan sudah deal, terus akhirnya dia pulang,” ujarnya.

Namun, menurut Aji, mungkin karena mendapat tawaran yang lebih baik setelah pulang kampung, akhirnya dia pergi dari Persebaya.

“Begitu pulang beberapa hari mungkin ada tawaran yang lebih bagus akhirnya dia pergi dari Persebaya,” ujar Aji Santoso.

Usai kejadian tersebut, Aji Santoso menerima apapun keputusan dari Samsul Arif.

Kisah ini ingin dijelaskan agar fans tahu apa yang sudah dilakukan manajemen Persebaya untuk sang pemain.

Samsul Arif sebelumnya juga sudah berpamitan dengan tim pelatih sebelum keluar dari Persebaya Surabaya.

“Saya katakan apa adanya, saya tidak marah dengan Samsul, no problem keluar dari Persebaya tidak masalah, cuma masyarakat biar tahu, bonek biar tahu, kita sudah berusaha untuk mempertahankan Samsul,” ujar Aji Santoso.

“Dia bilang iya, iya, iya tetapi akhirnya dia tidak bilang tidak. Terus siapa yang salah kalau seperti itu?.

“Apakah sama dengan usaha pengurus seperti itu, kami masih disalahkan dan samsul juga sudah pamitan sama saya,” ujarnya.

Namun, Aji Santoso menegaskan bahwa ia tetap memegang komitmen dengan apa yang diucapkannya.

“No problem, Samsul keluar, yang lain keluar, saya ini pelatih yang memegang komitmen,” kata Aji.

“Kalau saya bilang A, pasti sampai matipun akan saya jaga A ini. Saya ini juga suka dengan pemain seperti itu, jangan pemain yang mencla-mencle, bilang yayayaya, tapi ternyata tidak,” ujarnya.

Disambar Persis Solo?

Belakangan, beredar kabar Samsul Arif berpeluang merapat ke salah satu klub promosi yaitu Persis Solo.

Kabar itu mencuat setelah Samsul Arif diketahui mulai mengikuti akun media sosial Persis Solo dan sang pemilik yaitu Kaesang Pangarep di instagram.

Apakah striker gaek yang masih sangat produktif itu menjadi striker anyar Laskar Sambernyawa? Patut ditunggu.